Higher-Order Thinking Skills: Strategi Kontra Radikalisme Santri Pesantren

Main Article Content

Mochammad Zaka Ardiansyah

Abstract

Radikalisme yang merasuki pesantren menurut Tan dapat dicegah dengan mendorong pesantren menjadi menerapkan educative tradition untuk mendorong pesantren kembali pada wajah aslinya, Islamic school with a smiling face, lembaga pendidikan Islam berwajah sejuk. Meski beberapa parameter educative tradition kontradiktif dengan tradisi pesantren menjunjung tinggi kepatuhan total pada kiai, namun terdapat beberapa parameternya yang penting untuk diterapkan, yakni mendorong santri-siswa pesantren berpikir kritis dan kreatif. Untuk mewujudkan keduanya santri-siswa, pengelola lembaga pendidikan di bawah holding institution pesantren hendaknya mendorong pembelajaran agar menghasilkan siswa dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills/HOTS), yakni tidak hanya puas pada hafalan, namun juga mendorong pembelajaran untuk menganalisis masalah dan konsep, mengevaluasi realitas lapangan dan merumuskan problem solving atas masalah sosial. Ikhtiar ini diharapkan menjadi solusi mencegah tekstualisme-fanatisme berpikir yang dapat menjangkit santri dan alumni pesantren.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
ARDIANSYAH, Mochammad Zaka. Higher-Order Thinking Skills: Strategi Kontra Radikalisme Santri Pesantren. Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 121-132, dec. 2018. ISSN 2548-4176. Available at: <http://ibriez.iainponorogo.ac.id/index.php/ibriez/article/view/51>. Date accessed: 21 jan. 2019. doi: https://doi.org/10.21154/ibriez.v3i2.51.
Section
Articles

References

Auda, Jasser. Maqasid al-Syari’ah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought, 2007.
Azra, Azyumardi. “Genealogy of Indonesian Islamic Education: Roles in The Modernization of Muslim Society.” Heritage of Nusantara: international Journal of Religious Literature and Heritage volume 4, no. 1 (Juni 2015).
Azra, Azyumardi, dan Dina Afrianty. “Pesantren and Madrasa: Modernization of Indonesian Muslim Society.” Boston: Boston University, 2005.
Bloom, Benjamin S., ed. Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Cognitive Domain 1. New York: David McKay, 1956.
Brookhart, Susan M. How To Assess Higher-Order Thinking Skill in Your Classroom. Alexandria: ASCD, 2010.
Bruinessen, Martin van. “Pesantren dan Kitab Kuning: Pemeliharaan dan Kesinambungan Tradisi Pesantren.” Jurnal Ulumul Qur’an 3, no. 4 (1992).
Dhofier, Zamakhsyari. “The Pesantren Tradition: a Study of the Role of the Kyai in the Maintenance of the Traditional Ideology of Islam in Java.” Disertasi, Australia National University, 1980.
Genci, Jan. “Knowledge Assessment: Practical Example in Testing.” Dalam Technical Developments in Education and Automation, disunting oleh Magued Iskander, Vikram Kapila, dan Mihammad A. Karim. Dordecht: Springer, 2010.
Groff, Todd R., dan Thomas P Jones. Introduction to Knowledge Management: KM in Business. Amsterdam: Butterworth-Heinemann, 2003.
Kompas. “BNPT Incar 19 Pondok Pesantren Terindikasi Radikal.” KOMPAS.com. Diakses 10 September 2016. http://nasional.kompas.com/read/2016/02/02/21383281/BNPT.Incar.19.Pondok.Pesantren.Terindikasi.Radikal.
Krathwohl, David R. “A Revision of Bloom’s Taxonomy: an Overview.” Theory Into Practice Volume 41, no. 4 (2002).
Mayesky, Mary. Creative Activities and Curriculum for Young Children. Eleventh Edition. Stamford: Cengage Learning, 2015.
Republika. “BNPT: Lebih dari 10 Pesantren Terindikasi Radikal.” Republika Online, 5 Oktober 2017. https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/10/05/oxc4fj396-bnpt-lebih-dari-10-pesantren-terindikasi-radikal.
Siradj, Said Aqil. Tasawuf sebagai Kritik Sosial: Mengedepankan Islam sebagai Inspirasi Bukan Aspirasi. Bandung: Mizan, 2006.
Tan, Charlene. “Educative Tradition and Islamic School in Indonesia.” Journal of Arabic and Islamic Studies, no. 14 (2014).
———. Islamic Education and Indoctrination: The Case in Indonesia. New York: Routledge, 2011.
Williams, Mary, Madeleine Lively, dan Jane Harper. “Higher Order Thinking Skills: Tools for Bridging the Gap.” Foreign Language Annals 27, no. 3 (t.t.): 1994.
Zohar, Anat. Higher Order Thinking in Science Classrooms: Students’ Learning and Teachers’ Professional Development. Vol. 22. Science & Technology Education Library. Dordrecht: Springer Science+Business Media, 2004.